Informasi yang dihimpun detikcom, kedua nelayan itu adalah Saniman (47) dan Pendi (25) keduanya kakak beradi berasal dari Desa Numbing Kec Bintan Pesisir, Kepri.
Dikabarkan siang tadi kedua nelayan ini mencari ikan dengan menggunakan bom ikan. Diperkirakan, mereka tewas karena bom melada di dalam perahu yang mereka tumpangi.
"Masyarakat menduga keduanya sudah tewas. Ini dapat dilihat serpihan kapal yang kami temuka ada lengkt tubuh manusia," kata Imron warga Desa Numbing kepada wartawan, Selasa (21/5/2013).
Masih menurut Imron, warga desa sudah berusaha mencari kedua korban. Namun hingga malam hari keduanya masih belum diketemukan.
"Rencananya besok pagui warga akan mencari korban," kata Imron.
(cha/ega)











































