Kabinet SBY 'Gemuk', Berpotensi Hamburkan APBN
Jumat, 15 Okt 2004 16:57 WIB
Jakarta - Kabinet rancangan SBY-Kalla yang beranggotakan 34 menteri adalah kabinet "gemuk". Ini akan menyebabkan pemborosan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).Demikian dikatakan pengamat Indra J Piliang kepada wartawan usai diskusi di Hotel Sari Pan Pacific, Jl MH Thamrin Jakarta Pusat, Jumat (15/10/2004) sore."Jumlah 34 menteri itu sangat gemuk, dan akan menghambur-hamburkan dana APBN. Sebaiknya 20 sampai 25 menteri saja, tidak perlu ada menko. Cukup Presiden saja yang mengkoordinasikan para menterinya," tukas Indra.Indra menambahkan, loyalitas adalah hal penting yang harus dimiliki calon menteri kabinet SBY-Kalla. "Sebenarnya dari proses itu (fit and proper test) yang terpenting adalah bahwa ada garansi langsung dari menteri-menteri terpilih di tangan SBY. Tetapi ada yang tidak disebutkan oleh SBY dan timnya, yaitu loyalitas," ujar Indra."Misalnya menteri tidak mundur saat SBY mengalami permasalahan. Jangan sampai pada 2009 nanti banyak menteri mundur untuk mencalonkan diri menjadi presiden. Pikiran yang sangat keliru bila seorang menteri memiliki tujuan untuk menjadi Presiden," lanjutnya.Lebih lanjut lagi Indra menilai, kontrak politik bukanlah hal yang penting."Kontrak politik tidak perlu, tetapi perlu ada penegasan komitmen. Bila ada menteri yang tidak taat, pecat saja. Tidak masalah tiap tahun ganti menteri baru," demikian Indra.
(dit/)











































