Soal Adrian, FBI Minta Red Notice yang Lebih Spesifik

Soal Adrian, FBI Minta Red Notice yang Lebih Spesifik

- detikNews
Jumat, 15 Okt 2004 16:33 WIB
Jakarta - Polri mengaku sudah mengirimkan red notice ke Los Angeles untuk menangkap Adrian Waworuntu. Namum imigrasi AS dan FBI meminta actual red notice yang lebih spesifik.Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda kepada wartawan usai menutup program kursus kebijakan perdagangan bagi anggota OKI (Organisasi Konferensi Islam), di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (15/10/2004)."Kepolisian kita telah mengeluarkan red notice, tapi dari pihak imigrasi AS dan FBI (badan intelijen AS) meminta suatu actual red notice yang lebih spesifik," kata Hassan.Hassan menjelaskan, red notice yang lebih spesifik itu diminta agar pihak keamanan AS dapat segera merespon permintaan Polri. Di mana di dalamnya perlu dimasukkan hal-hal seperti, identitas yang lengkap, jenis pelanggaran pidana yang dilakukan, dan ancaman hukumannya.Cari Jalan LainHassan juga menegaskan, perjanjian ekstadisi bukan satu-satunya proses yang bisa ditempuh untuk memboyong Adrian ke Indonesia. Meski tidak detil, Hassan mengatakan, Deplu akan berusaha menempuh cara lain."Mengingat di masa lalu, masalah hukum bisa diselesaikan tanpa mempergunakan tata kerja ekstradisi. Seperti kasus Oki misalnya. Jadi itu suatu hal yang perlu dibicarakan dengan pihak AS. Tapi yang perlu segera direspon adalah permintaan actual red notice yang spesifik itu," tutur Hassan.Oki alias Harnoko Dewantoro adalah pelaku pembunuhan atas Gita Sutan Aswar dan Eri serta Suresh Michandani (warga India). Pembunuhan tersebut terjadi di Los Angeles, AS. Atas berbagai upaya, Oki ahirnya bisa diadili di Indonesia. (djo/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads