Dua Ransel Berisi Bom Aktif Ditemukan di Sukabumi

Dua Ransel Berisi Bom Aktif Ditemukan di Sukabumi

- detikNews
Jumat, 15 Okt 2004 15:16 WIB
Jakarta - Polri menemukan dua ransel berisikan bom yang masih aktif di Sukabumi, Jawa Barat. Sebelum penemuan bom itu, sempat terjadi ledakan yang mengakibatkan empat orang buru-buru meninggalkan lokasi tersebut. Informasi ini disampaikan Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar kepada wartawan di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (15/10/2004). Informasi awal, bom aktif itu ditemukan Polri di sebuah rumah kontrakan di Cicurug, Sukabumi. Saat informasi ini dikonfirmasi, Kapolri membenarkannya. Namun, informasi yang diterimanya dari Kapolda Jawa Barat, bom itu ditemukan di daerah Cianjur, Jawa Barat. "Telah ditemukan dua buah ransel yang berisi bom yang masih aktif di daerah Cianjur, Jawa Barat," kata Kapolri. Menurut Kapolri, berdasarkan laporan warga sekitar, di lokasi penemuan bom itu sempat terjadi ledakan. Saat itu, ada empat orang di lokasi ledakan. Saat keluar, salah satu dari mereka tampak luka. Mereka juga mengaku ledakan itu berasal dari kompor. "Menurut laporan warga sekitar, dikatakan ada empat orang, salah satunya luka dan memberitahu warga bahwa luka itu akibat kompor meledak. Dan kini keempatnya melarikan diri," kata Kapolri. Kapolri menjelaskan, ledakan itu terjadi bukan dari kompor. "Ternyata itu ledakan dan sekarang orang-orang itu tidak kembali lagi. Semua ini adalah informasi. Ada tanda-tanda mereka berada di sekitar sana," ujarnya. Selanjutnya, Kapolri mengaku sedang mendalami apakah dua ransel berisi bom aktif itu milik kelompok pengebom sebelumnya. "Apakah itu kelompok mereka atau tidak, tapi yang jelas, saksi-saksi mengatakan ada empat orang, kemudian meninggalkan karena mereka mengaku ada kompor meledak," ujarnya. Sempat ditanya apakah keempat orang itu memiliki ciri-ciri yang mirip dengan orang yang masuk dalam pencarian polisi, Kapolri mengaku, belum jelas. "Masyarakat di sana tidak tahu persis," ujarnya. Sementara itu, informasi yang didapatkan wartawan, bom itu ditemukan di sebuah rumah kontrakan di daerah Cicurug, Sukabumi, Jumat (15/10/2004). Bukan daerah Cianjur. Sebelum bom itu ditemukan, pada Kamis (14/10/2004) malam, terjadi ledakan di kontrakan itu. (asy/)


Berita Terkait