Sebelumnya, tercatat 1.880 rumah di 12 desa yang ada di Kecamatan Muara Kaman terendam banjir hingga lebih dari 2 meter. Kini, 2 kecamatan lainnya yakni Kecamatan Kahala dan Kecamatan Kota Bangun, yang berada di sekitar Muara Kaman, ikut terendam banjir.
"Tiga desa di Kecamatan Kahala dan 4 desa di Kecamatan Kota Bangun hingga 2 meter," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Darmansyah, saat dihubungi wartawan, Minggu (19/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketinggian air di ketiga desa itu dari 10 cm hingga 2 meter," ujar Darmansyah.
Di Kecamatan Kota Bangun, banjir hingga 1 meter merendam 130 rumah di Desa Pela yang dihuni sekitar 154 KK atau sekitar 772 jiwa. Demikian juga di Desa Liang Ulu, sebanyak 213 rumah yang dihuni 249 KK atau sekitar 910 jiwa, termasuk juga 1 bangunan SMP terendam hingga 60 cm. Ketinggian air yang sama juga terjadi di Desa Liang Ilir, dimana sekitar 495 rumah atau sekitar 569 KK yang dihuni 1.549 jiwa, beserta 1 bangunan sekolah madrasah.
"Masih di Kecamatan Kota Bangun, banjir hingga 50 cm merendam 20 rumah di Desa Sangkulima yang dihuni 75 KK atau sekitar 284 jiwa," tambahnya.
Masih menurut Darmansyah, 12 desa di Kecamatan Muara Kaman juga masih terendam banjir hingga ketinggian 2,86 meter selama lebih dari sebulan ini Pengungsi tercatat 25 KK atau sekitar 109 jiwa.
"Sejauh ini, belum ada warga korban banjir yang menderita penyakit parah sehingga harus dirujuk ke rumah sakit. Penanganan kesehatan masih ditangani petugas Puskesmas setempat," terangnya.
"Luapan Sungai Mahakam memang disebabkan curah hujan tinggi, juga pasang Sungai Mahakam. Bantuan makanan dan kebutuhan sembako warga, kita distribusikan perlahan dan bertahap bersama BPBD Provinsi Kaltim dan Dinas Sosial," tutup Darmansyah.
(nrl/nrl)











































