Listrik Padam Sejak Pagi, Malam Ini Sebagian Manado Gelap

Listrik Padam Sejak Pagi, Malam Ini Sebagian Manado Gelap

Asrar Yusuf - detikNews
Jumat, 17 Mei 2013 21:37 WIB
Manado, - Pemadaman listrik yang dilakukan PLN menyebabkan sebagian Kota Manado malam ini gelap gulita. Pemadaman yang dilakukan sejak pagi tadi mengganggu aktivitas warga.

Pemadaman listrik terjadi sekitar pukul 07.00 WITA, Jumat (17/5/2013). Akibatnya kegiatan perkantoran swasta ataupun pemerintah terganggu.

Padamnya listrik juga menyebabkan lampu lalu lintas tidak berfungsi. Polisi menjadi kerepotan mengatur arus kendaraan pada jam sibuk di lokasi yang rawan kemacetan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan, di Mapolresta Manado, pelayanan publik nyaris lumpuh total akibat pemadaman itu. Mesin genset yang dimiliki, tidak mampu menopang kebutuhan energi. Pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) tak berjalan normal karena hanya satu komputer yang bisa difungsikan

Kapolresta Manado Kombes Pol Amran Ampulembang yang mendapat kunjungan Kapolda Sulut Brigjen Pol Dicky Atotoy dan Kapolda Maluku, nyaris menerima dua jenderal dalam ruangan gelap.

"Kalau ada kerusakan, ya kita berharap perbaikannya bisa cepat selesai,” kata Kapolresta Manado Kombes Pol Amran Ampulembang.

Keluhan serupa disampaikan sejumlah pelaku usaha kecil-kecilan. Yuli, pemilik rumah makan mengungkapkan pemadaman yang berlangsung seharian membuat merugi. "Banyak makanan yang rusak. Kalau terus menerus seperti ini kami yang rugi," katanya

Sementara itu, Manager PLN Area Manado Yarid Pabisa mengatakan pemadaman terjadi karena ada gangguan kabel pada jaringan SR3 di wilayah pusat kota dan sebagian wilayah Manado pada umumnya.

"Ada gangguan kabel pagi tadi. Sampai malam ini masih padam karena daya tidak bisa dimanuver dari tempat lain. Masing-masing wilayah tidak mau menyerahkan bebannya lagi, karena sudah penuh akibat beban puncak," terang Pabisa, Jumat (17/5/2013) malam ini.

Meski mempunyai daya lebih, tapi penyulang-penyulang tidak cukup untuk mengatasi terjadinya beban puncak yang terjadi apabila dimanuver daya dari tempat lain. Karena jika dipaksakan, trafo-trafo yang kapasitasnya hanya 60-70 persen akan bablas dan mengalami kerusakan lagi.

"Jalan satu-satunya adalah melakukan recovery secepatnya, makanya sementara dalam proses pekerjaan. Teman-teman sedang melakukan perbaikan di lapangan, kita usahakan secepatnya sudah bisa nyala lagi," tandas Pabisa.

(fdn/fdn)


Berita Terkait