Luthfi Ngaku Didesak Kyai untuk Terjun Urusi Persoalan Daging

Sidang Suap Impor Daging

Luthfi Ngaku Didesak Kyai untuk Terjun Urusi Persoalan Daging

- detikNews
Jumat, 17 Mei 2013 19:16 WIB
Luthfi Ngaku Didesak Kyai untuk Terjun Urusi Persoalan Daging
Jakarta -

Luthfi Hasan Ishaaq, bukan anggota DPR yang bermitra dengan Kementan. Namun dia memiliki suatu alasan khusus hingga akhirnya dia ikut mengurusi persoalan kelangkaan daging.

"Saya mendapat banyak masukan dari orang terutama dari kyai untuk ikut mengurusi persoalan kelangkaan daging," kata Luthfi yang bersaksi di pengadilan Tipikor Jl Rasuna Said, Jaksel, Jumat (17/5/2013).

Luthfi mengatakan, desakan itu diterimanya selaku Presiden PKS. Hal itu terkait Menteri Pertanian disandang oleh kader PKS yakni Suswono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka menyatakan masak di saat menterinya dari PKS masyarakat makan daging babi. Begitu bahasanya," ujar Luthfi yang duduk di Komisi I membawahi informasi dan pertahanan ini.

Eks presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menjadi saksi untuk dua terdakwa kasus suap impor daging, Arya dan Juard Effendi di pengadilan. Luthfi mengaku pernah menjadi inisiator pertemuan dengan dua pengusaha serta tersangka Ahmad Fathanah.

Luthfi yang hadir mengenakan kemeja putih ini mengakui, dia mengenal Elizabeth Liman setelah diperkenalkan oleh Fathanah. Nama terakhir diakui Luthfi sebagai teman sealmamater baik di Jakarta maupun di Arab Saudi.

Sedangkan Elizabeth merupakan Dirut PT Indoguna Utama yang juga ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga memberikan uang kepada Luthfi, terkait pengurusan kuota impor daging. Namun Luhtfi mengaku kala diperkenalkan oleh Fathanah, dia tidak mengenalnya sebagai pemilik perusahaan. "Tapi mantan ketua asosiasi importir daging," ujar Luthfi di PN Tipikor Jl Rasuna Said, Jaksel, Jumat (17/5/2013).

Lalu pada Desember 2012, Luthfi mengajak Fathanah, Elda dan Elizabeth untuk bertemu di Angus Steak, Jl Sudirman, Jakarta. Luthfi memiliki misi khusus dalam pertemuan itu.

"Ya pertemuan itu atas permintaan saya. Karena pada saat itu saya ingin mencari tahu kiri kanan mengenai langkanya daging sehingga menyebabkan banyaknya daging celeng," ujar Luthfi.

Luthfi menceritakan, dalam pertemuan itu Elizabeth bercerita panjang lebar mengenai krisis daging. "Saya tidak memiliki background tapi itu informasi yang menarik, agar disampaikan ke menteri, bisa bisa menjadi second opinion," kata Luthfi.

(/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads