Operasi Sepekan, Polres Jakpus Amankan 66 Preman

Operasi Sepekan, Polres Jakpus Amankan 66 Preman

- detikNews
Jumat, 17 Mei 2013 18:45 WIB
Operasi Sepekan, Polres Jakpus Amankan 66 Preman
Ilustrasi
Jakarta - Tindak kejahatan dan premanisme semakin merajalela. Untuk meminimalisir hal tersebut, Polres Metro Jakarta Pusat melakukan operasi pemberantasan premanisme dan tindak kejahatan.

"Sedikitnya 66 orang dari berbagai kawasan berhasil diamankan," ujar Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Hendro Pandowo di kantornya Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2013).

Menurut Hendro, pihaknya mengamankan 66 orang ini di perempatan lampu merah Coca Cola, kawasan Cempaka Putih, kawasan Senen, Tanah Abang, Monas dan Gambir. Operasi tersebut dilakukan dalam satu pekan. Yaitu sejak Jumat (10/5) hingga Jumat (17/5) dini hari tadi.

"Selama ini para preman sering meresahkan warga," ucap Hendro.

Menurutnya, hal tersebutlah yang mendasari aparat kepolisian melakukan operasi. Dengan adanya operasi tersebut, ia berharap masyarakat dapat lebih tenang dan nyaman dalam menjalankan aktifitasnya.

"Ini atas dasar permintaan masyarakat yang merasa takut dengan kehadiran para preman, terlebih lagi para preman yang bertato," ungkapnya.

Hendro mengatakan, dari 66 orang yang ditangkap sebanyak 31 orang ditahan dan 35 lainnya akan diberikan pembinaan. "31 orang ini diproses karena terbukti melakukan dan memiliki senjata tajam," ucapnya.

Selain itu pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti tindak kejahatan berupa 7 bilah golok, 8 unit hp, 3 set kartu domino, 7 unit kendaraan bermotor, 2 botol miras, 5 bilah pisau serta uang tunai senilai Rp 1,5 juta.

"31 orang yang ditahan tersebut terlibat kasus pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, pengeroyokan, narkoba, judi, pencurian dengan senjata tajam, dan pencurian biasa," ungkapnya.

Menurutnya, operasi ini juga dilakukan disetiap Polsek-Polsek yang ada di wilayah Jakarta Pusat. "Agar tidak ada lagi aksi premanisme di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat," tandasnya.

(/)


Berita Terkait