4 Jam Geledah Rumah Pribadi Dada Rosada, KPK Sita SIM Card

4 Jam Geledah Rumah Pribadi Dada Rosada, KPK Sita SIM Card

Tya Eka Yulianti - detikNews
Jumat, 17 Mei 2013 18:39 WIB
4 Jam Geledah Rumah Pribadi Dada Rosada, KPK Sita SIM Card
Jakarta - Tim penyidik KPK akhirnya selesai melakukan penggeledahan di rumah pribadi milik Walikota Bandung Dada Rosada di Jalan Tirtasari II sekitar pukul 18.00 WIB, Jumat (17/5/2013). Barang yang disita KPK yaitu sim card telepon genggam dan riwayat hidup Dada.

Para penyidik KPK keluar dengan membawa dua kardus (satu kardus besar dan satu kardus kecil) dan kantong plastik ukuran sedang. Seluruh barang tersebut dimasukkan ke salah satu mobil yang dibawa KPK.

Tak ada pernyataan yang disampaikan penyidik KPK. Penggeledahan sendiri dilakukan mulai pukul 14.00 WIB dilakukan oleh 8 orang penyidik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, ajudan Dada, Irman Sutris mengungkapkan selama penggeledahan KPK memeriksa sejumlah ruangan yang ada.

"Yang digeledah itu kamar pribadi bapak, ruang kerja, kamar patwal dan kamar ajudan," ujar Irman.

Ia pun menyebut, barang yang diambil dan disita oleh KPK dari penggeledahan tersebut yaitu sebuah chip telepon genggam (sim card) serta riwayat hidup Dada.

"Sim card diambil dari ruang kerja, riwayat hidup dari kamar ajudan," katanya.

Nomor handphone pada sim card yang disita tersebut menurut Irman merupakan nomor yang biasa digunakan oleh Dada. Ia pun tak mengetahui kenapa sim card tersebut ada di ruang kerja Dada.

"Dilihat di dus yang dibawa sih itu nomor yang biasa dipakai. Enggak tahu rusak atau ganti kartu, itu saya enggak tahu," tuturnya.

Sebelumnya, KPK juga terlihat menggeledah mobil dinas Dada. Namun dikatakan Irman, tak ada barang yang diambil dari mobil Ford Escape D 1610 PN tersebut.

"Di mobil enggak ada yang diambil. Di dalam mobil ada buku-buku dan berkas, tapi enggak ada yang diambil," tutur Irman.

Saat ditanya barang di dalam kardus dan kantong yang dibawa KPK usai penggeledahan, Irman menyebut bahwa itu merupakan peralatan dan berkas milik KPK dan bukan berasal dari hasil penggeledahan di Tirtasari.

Karena sedang lepas piket menjadi ajudan Dada, Irman pun mengaku tak tahu keberadaan Dada saat ini.

(tya/ern)


Berita Terkait