Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Terus Buru Pembunuh Santri Aa Gym

Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Terus Buru Pembunuh Santri Aa Gym

- detikNews
Jumat, 15 Okt 2004 11:37 WIB
Bandung - Polisi baru berhasil membekuk satu orang pelaku perampokan disertai pembunuhan sadis terhadap 2 santri Darut Tauhid Bandung, ponpes milik Aa Gym. Pelaku yang berhasil dibekuk, berisinial Y (39) yang ditangkap di Jakarta."Betul, satu tersangka pelakunya memang sudah tertangkap di Jakarta. Sekarang sedang terus diperiksa. Tersangka pelaku lain, masih dalam pengejaran," kata Kombes Pol Achmad Abdi, Kabid Reskrim Polda Jabar ketika dikonfirmasi detikcom di Bandung, Jumat (15/10/2004) pagi.Namun Achmad Abdi masih menolak menuturkan lebih lanjut soal penangkapan maupun pengejaran yang kini masih dilakukan terhadap 5 tersangka lainnya. "Tunggu saja perkembangannya nanti. Kami masih terus memburu mereka," katanya lagi.Sementara itu, Kapolres Bandung AKBP Irwanto ketika dihubungi detikcom hanya menjawab bahwa tersangka yang sudah tertangkap itu kini sedang diteliti Polda Jabar. "Mungkin masih di sana. Kami masih menunggu saja," katanya. Untuk diketahui, tempat kejadian perkara (TKP) kasus yang menggegerkan itu berada di wilayah Polres Bandung. AKBP Irwanto juga menuturkan bahwa pihaknya di-back up tim dari Polda Jabar masih terus memburu tersangka pelaku lain ke sejumlah kota di Jawa dan Sumatera. Kendati menyebutkan nama 2 kota yang kini menjadi sasaran tim melakukan pencarian, AKBP Irwanto meminta agar tidak usah disebutkan dulu. "Terus terang saja, 2 hari setelah kejadian kami sudah menemukan tempat persembunyian para pelaku itu. Tapi karena pemberitaan yang terlalu bersemangat dengan menyebutkan lokasi kota yang kami buru, membuat mereka segera kabur lagi," tuturnya.Apalagi kini, para tersangka disinyalir telah kabur dengan cara berpencar sehingga tim yang dikerahkan pun harus dibagi-bagi. "Ada beberapa tim yang terus bergerak. Tidak perlu saya sebutkan, tunggu saja hasilnya. Yang jelas, kami serius untuk sesegera mungkin menangkap para pelaku. Doakan saja, tidak terlalu lama lagi semuanya sudah bisa dibekuk," tandasnya.Seperti diketahui, 3 orang santriwati Daarut Tauhid itu baru saja usai mengikuti pengajian di Gegerkalong Girang, Kota Bandung saat kemudian dirampok dan dibuang ke sungai dari atas jembatan. Ketiganya adalah juga mahasiswi Stikes Achmad Yani di Cimahi Bandung, yaitu Indah Rahayu (19), Ratih Rismayanti (19) dan Desi Sri Mulyati (19). Peristiwa itu terjadi pada hari Kamis (7/10/2004) malam di dalam angkutan kota Cimahi-Leuwipanjang. Ketiganya dilemparkan dari atas jembatan Leuwisapi Kampung Jati Desa Nanjung, Kec. Margaasih, Kab. Bandung. Ratih dan Desi akhirnya ditemukan meninggal di Sungai Citarum. Sementara Indah selamat dan harus mengalami perawatan intensif karena luka dan shock. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini