Ahok: Ada Tuan Tanah Gerakkan Massa di Waduk Pluit

Ahok: Ada Tuan Tanah Gerakkan Massa di Waduk Pluit

- detikNews
Jumat, 17 Mei 2013 13:07 WIB
Ahok: Ada Tuan Tanah Gerakkan Massa di Waduk Pluit
Jakarta -

Warga yang menolak relokasi dari Waduk Pluit, tidak bergerak begitu saja. Ada dua orang pengusaha property yang selama ini menyewakan lahan dan mendirikan bangunan tanpa IMB, menggerakkan mereka.

"Nah rupanya yang menolak ini adalah orang pemilik lahan. Karena dia nyewakan ke orang lain. Lebih banyak yang nyewa. Pengusaha itu bikin bangunan begitu besar tanpa IMB," ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Luas lahan Waduk Pluit yang diklaim oleh dua pengusaha ini mencapai 6000 meter persegsi. Lahan dipecah-pecah dan disewakan dengan harga sampai Rp 20 juta per tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di atas lahan itu dirikan pemukiman yang disewakan kepada warga yang mayoritas adalah pekerja bangunan dan sopir truk. Para penghuni ini yang kemudian diprovokasi oleh pengusaha sekaligus tuan tanah untuk menolak pindah ke rumah susun yang telah disediakan.

"Pengusaha itu ada dua orang lagi, namanya Budi sama ada satu saya lupa namanya siapa. Jadi dia mau dapat Rp 120 milyar dari tanah negara. Ini yang dibilang orang miskin? Ini yang langgar HAM?" gugat Ahok.

"Ini ada buktinya semua. Kita punya datanya. Kita sudah taruh intel kita semua dengan baik," sambung Ahok yang ditemui di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jumat (17/5/2013).

(/)


Berita Terkait