Polres Ambon Lakukan Razia, Lokalisasi Ditutup

Polres Ambon Lakukan Razia, Lokalisasi Ditutup

- detikNews
Jumat, 15 Okt 2004 10:23 WIB
Ambon - Menyambut bulan suci Ramadan, Kepolisian Resort Pulau (Polres) Ambon dan Pulau-Pulau Lease, sejak semalam melakukan razia di tempat-tempat karaoke, Bar, kafe dan lokalisasi. Bahkan lokalisasi Tanjung Batu Merah ditutup.Perintah penutupan itu disampaikan langsung Kapolres Pulau Ambon Leonidas Braskan kepada detikcom di ruang kerjanya, Jumat Pagi (15/10/2004). "Sejumlah tempat yang kami identifikasi sebagai tempat lokalisasi, terutama lokasi Tanjung Batu Merah, kami tutup. Dan ini sesuai hasil rapat dengan Gubernur Maluku beberapa waktu lalu," kata Braskan.Di lain sisi, kata Braskan, saat razia berlangsung, pihaknya juga menemukan sejumlah minuman keras yang berbeda merek hingga minuman tradisional Sopi (air enau) di sejumlah tempat. "Selain menutup lokalisasi, kami juga menemukan sejumlah minuman keras di tempat-tempat berbeda. Yang pasti dalam kota Ambon. Sebagian besar toko dan kafe," tegasnya.Dikatakan juga, pihaknya sudah memanggil para pemilik karaoke, kafe, bar dan lokalisasi untuk diberikan penjelasan dan pengertian kepada mereka. "Kami sudah beri pemahaman, dan sejauh ini tidak ada yang protes, termasuk para WTS di Tanjung Batu Merah. Mereka iya-iya saja," kata Kapolres.Sementara itu salah satu pemilik Karaoke, Ariyandi Arsyad (42) di Jl. Sam Ratulangi Ambon, saat dimintai komentarnya, mendukung kebijakan pemerintah. "Kami pikir, itu langkah baik. Dan sebagai pengelola tempat hiburan, saya mendukung kebijakan itu. Masa sih tidak bisa bersabar selama sebulan. Kami yakin teman-teman pengelola lainnya akan paham," ujar Ariyandi.Penegasan penutupan tempat hiburan juga diteriakkan anggota DPRD Maluku asal PKS, Suhfi Madjid. Kepada detikcom, Madjid mengimbau kepada para pengelola tepat hiburan untuk menghargai masyarakat yang sedang menjalani ibadah suci di bulan Ramadan. "Kami minta hargailah bulan suci ini," pinta Suhfi. (asy/)


Berita Terkait