Operasi digelar pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB, Kamis (16/5/2013). Operasi bermula dari terminal bayangan UKI dekat Pos Polantas Jalan Mayjen Sutoyo, Pasar Induk Kramat Jati, Pusat Grosir Cililitan (PGC), dan berakhir kembali di terminal bayangan UKI. Dari operasi tersebut, 41 orang terjaring dengan perincian 34 orang tanpa identitas, 4 anak punk, dan seorang pengendara motor yang tidak memiliki surat-surat lengkap.
Kabag Humas Polres Jakarta Timur Kompol Didik Haryadi mengatakan operasi tersebut merupakan kelanjutan dari operasi serupa yang sudah digelar sejak 4 hari lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas yang terjunkan merupakan gabungan dari Polres Jaktim dan Polsek Kramat Jati. Operasi ini akan terus berlanjut hingga wilayah Jaktim terbebas dari premanisme.
"104 Personel gabungan dikerahkan dalam razia kali ini, sementara dari hasil razia kali ini yang tanpa identitas akan didata kemudian dikembalikan lagi. Empat anak punk dan satu pemotor akan dibawa Polsek Kramat Jati untuk dilakukan penyidikan," jelas Didik.
"Pemilihan lokasi di Terminal Pulogadung selama dua hari berturut kemudian di Pasar Induk Kramat Jati, PGC, dan UKI karena itu dianggap rawan, tiap hari dilaksanakan sampai aman," pungkasnya.
(edo/rmd)











































