"Tahun ini kita coba ada lima bis tingkat untuk wisata, kira-kira November. Jadi kalau mau naik bis tingkat nggak usah ke London dan lain-lain," ujar Jokowi di saat menjadi pembicara dalam kuliah umum -Pencitraan Menuju Jakarta Baru' di Kampus Universitas Tarumanegara (Untar), Grogol, Jakarta Barat, Kamis (16/5/2013).
Sementara itu, terkait dengan masalah moda transportasi bis sedang di Jakarta, seperti Metromini dan Kopaja, Jokowi mengatakan akan mengambil alih Perum Peroesahaan Pengangkoetan Djakarta (PPD). Sebab jika Metromini dan Kopaja sudah berada dalam satu manajemen, maka akan mudah untuk melakukan pengawasan terhadap moda transportasi khas Jakarta tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi mengatakan, saat ini jumlah bis sedang Metromini di Jakarta berjumlah 4.600 unit. Semuanya nyaris dalam kondisi yang kurang terawat. Oleh karenanya, Jokowi pun menegaskan akan melakukan pembaruan bis Metromini dan Kopaja yang dimulai pada tahun ini.
"Kalau nanti sudah ada wadah manajemennya, baru bisa dikontrol. Busnya juga tahun ini akan kita ganti 1.000 Kopaja dan Metromini. Tahun depan kalau manajemennya mapan, kita beli lagi aja 3 ribu. Kan malu Jakarta gedungnya pencakar langit, eh busnya kaya gitu, tempat duduknya separuh hilang, buswaynya juga mogok di tengah jalan. Karena memang tidak ada pembaharuan sama sekali," jelas Jokowi.
(jor/lh)











































