"PKS kooperatif dengan KPK. Zaky mestinya kooperatif dengan KPK, karena itu sikap PKS," jelas Kepala Bidang Humas DPP PKS Mardani Alisera saat dikonfirmasi, Kamis (16/5/2013).
Mardani mengakui bahwa staf pribadi Luthfi Hasan itu memang kader PKS. Zaky juga merupakan salah satu pengurus di partai. "Dulu staf di bidang ekonomi kader," tutur Mardani.
Zaky tak hadir dalam pemeriksaan saksi pada Rabu (15/5) di Pengadilan Tipikor. Zaky disebut dalam BAP Elda Devianne sebagai salah satu yang meminta fee jatah dari kuota impor sapi.
Zaky pada Senin (6/5) malam diminta menunjukkan kendaraan milik Luthfi, namun saat itu dia malah lompat pagar dan kabur. Pada Selasa (7/5) KPK melayangkan panggilan untuk dia, tapi Zaky tak datang.
Wasekjen PKS Fahri Hamzah pernah memberi pernyataan soal Zaky ini. Fahri mengaku Zaky saat dibawa KPK bukan kabur. Tapi dia beristirahat dan tidur di kantor PKS. Zaky disebut Fahri pusing karena diberi obat oleh KPK.
(ndr/gah)











































