Hal ini terungkap dari paparan tim Densus 88/Antiteror dalam pertemuan bersama Wakil Kapolri Komjen Nanan Sukarna beserta beberapa pimpinan media dan Dewan Pers, di Graha CIMB Niaga, Jl Jenderal Sudirman, Rabu (15/5/2013).
Serangkaian aksi perampokan Abu Roban dan kelompoknya itu diketahui berdasarkan hasil penyidikan kepolisian. Dari situ terlihat rencana yang disusun, yaitu rencanan jangka panjang dan jangka pendek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal ini persiapan dalam rangka rencana aksi teror yang akan dilaksanakan saat momentum Pilpres 2014," kata salah seorang personel Densus 88 dalam paparannya, Rabu (15/5/2013).
Kelompok ini pun dalam rencana jangka pendeknya berupaya membuat usaha nyata guna memenuhi kesejahteraan anggota Mujahiddin Indonesia Barat (MIB). Usaha tersebut berupa penanaman pohon pisang Ambon di lahan seluas 2 hektare dan penjualan baju-baju bekas di Kendal.
"Serta menjalin kerjasama dengan kelompok Mujahiddin lokal Indonesia, yaitu di Makassar, Poso, dan NTB," kata personel tersebut.
Selain rencana jangka pendek, kelompok ini memiliki rencana jangka panjang, yaitu terwujudnya tujuan kelompok Mujahiddin Indonesia Barat (MIB), yaitu tegaknya Khalifah Islamiyah di Indonesia. Serta menjalin hubungan dengan Mujahidin luar negeri dengan maksud jika terjadi perang, Mujahiddin luar negeri membantu kelompok MIB.
(ahy/ega)











































