Defisit Anggaran AS mencapai Rp 3.800 Triliun
Jumat, 15 Okt 2004 06:12 WIB
Jakarta - Bagian administrasi pemerintahan Presiden Amerika George W. Bush mengumumkan rekor defisit anggaran tahun 2004 sebesar US$ 413 miliar atau Rp 3.800 triliun. Isu ini menjadi hangat, di sela berlangsungnya debat pemilihan presiden mengenai ekonomi.Penurunan anggaran yang luar biasa ini menambah gencar serangan John Kerry, pesaing Bush dari partai Demokrat, mengenai kebijakan ekonomi Bush. Ia pun membawa isu ini menuju pemungutan suara pada 2 November 2004 mendatang.Pengeluaran pemerintah hingga akhir September, telah mencapai 6,2 persen atau sekitar US$ 2,29 triliun. Angka ini meningkat 5,5 persen atau US$ 1,88 triliiun dibanding tahun lalu. Demikian data yag dikeluarkan departemen keuangan, seperti dilansir dari situs AFP.Akibatnya, defisit meningkat 9,5 persen dibanding tahun 2003 lalu, menjadi US$ 413 miliar. Jumlah penurunan anggaran ini sama dengan 3,6 persen dari produk domestic bruto (GDP), atau total pengeluaran ekonomi AS.Bush dan Kerry saling serang soal defisit anggaran dalam debat televisi ketiga atau yang terakhir pada pra pemilu, Rabu (13/10/2004) lalu. Bush menuduh Kerry orang yang suka menghamburkan pajak. Sedangkan Kerry mengecam Bush sebagai orang yang paling bertanggung jawab terhadap defisit itu.
(fab/)











































