Jika SBY Tidak Berantas Korupsi, Akan Terjadi Gejolak
Kamis, 14 Okt 2004 18:53 WIB
Surabaya -
Ikatan Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Jatim mengingatkan agar presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono melaksanakan janjinya untuk melakukan pemberantasan korupsi. Karena jika tidak, maka rakyat yang selama ini telah mendukungnya akan kecewa dan akan terjadi gejolak."Karena SBY menang dipilih rakyat, itu berarti beliau juga pilihan Tuhan. Untuk itu kita mengharapkan agar janji-janji yang diucapkan selama kampanye untuk segera ditepati. Prioritas yang harus segera dilaksanakan adalah pemberantasan korupsi. Itu harus segera dimulai."Demikian ditegaskan Reno Alzaimer, Sekjen Ikatan Kerukunan Umat Beragama(IKUB) Jatim, kepada wartawan di sela-sela peresmian kantor IKUB yang baru, di Jl. Bunguruan 77, Surabaya, Kamis (14/10/2004).IKUB menilai, agenda pemberantasan korupsi merupakan tonggak penting untuk mewujudkan rasa keadilan di masyarakat."Jika siapapun ditindak dengan tegas tanpa bulu, maka rasa keadilan akantumbuh sehingga situasi dibawah akan ikut kondusif, aman dan damai. Namun jika itu tidak terwujud kita khawatir akan terjadi gejolak," jelas Reno.Untuk itu, IKUB meminta SBY agar tepat dan serius memilih orang-orang yang akan menempati posisi di lembaga peradilan mendatang."Sama juga bohong jika nanti mereka yang menjabat posisi lembaga peradilan tidak mempunyai semangat yang tinggi dan serius untuk menegakkan hukum di negara kita ini," lanjutnya.Sementara, suasana damai antara umat beragama selama ini menurut Reno sudah berjalan cukup baik."Semoga kerukunan di antara kita selama ini tetap bisa dipertahankan oleh pemerintahan baru. Namun itu tergantung goodwil SBY. Jika proses penegakan hukum berjalan, tidak ada persoalan karena muncul rasa keadilan. Tapi jika sebaliknya, maka kita khawatir ada gejolak sosial," demikian Reno Alzaimer.
(fab/)










































