"BK memang harus mengumumkan siapa yang hadir dan siapa yang sering tidak hadir. Supaya masyarakat sehingga anggota DPR yang malas tidak terpilih lagi," kata kata Koordinator Forum Masyarakat Peduli Pemilu (Formappi) Sebastian Salang, kepada detikcom, Selasa (14/5/2013).
Apalagi sekarang ini semakin banyak anggota DPR yang membolos rapat. Di rapat paripurna DPR Senin (13/5) kemarin saja, sebanyak 230 anggota DPR tak hadir di rapat paripurna pembukaan masa sidang.
"Sekarang itu DPR sibuk di dapilnya karena hampir 100 persen mereka dicalonkan lagi. Karena selama 4 tahun ini mereka tidak melakukan investasi politik yang baik, maka menjelang Pemilu mereka akan habis-habisan," katanya.
Menjadi penting masyarakat memahami siapa anggota DPR yang merapat ke daerah di masa-masa menjelang Pemilu. Partai juga masih punya kesempatan mencoret anggota DPR pembolos. Karena tahap pencalegan masih pada Daftar Caleg Sementara (DCS).
"Partai punya tanggungjawab mendorong anggota DPR yang memang menyalurkan aspirasi masyarakat," pungkasnya.
(van/trw)











































