Informasi dari petugas kepolisian saat pertama kali diamankan, sejumlah imigran ini bersembunyi di dalam di dalam palka kapal. Di antara para imigran ada belasan masih usia anak-anak, saat kali pertama diamankan mereka terlihat shok.
“Proses ditangani Team People Smuggling Polda Bali, data sementara, imigran WNA Iran sebanyak 21 orang sudah digeser ke Hotel Barito Jalan Tukad Barito Panjer Renon Denpasar pada jam 16.00 WITA,” kata Direktur Polair Polda Bali, AKBP Tubuh Musyareh, kepada detikcom, Minggu (12/5/2013).
Sedangkan sisanya sebanyak 75 imigran kata dia masih bertahan di kapal, rinciannya laki-laki dewasa 45, perempuan dewasa 21 sedangkan anak-anak 9 orang.
“Untuk yang sudah dipindah ke hotel sebanyak 21 imigran empat di antaranya anak-anak,” terangnya.
Sebelumnya petugas patroli Polair Polda Bali mengamankan kapal ikan yang di dalamnya berisi 96 imigran asal Timur Tengah yang diduga hendak mencari suaka ke Australia. Kapal ini kemudian digiring ke Pelabuhan Benoa Denpasar untuk dilakukan penyelidikan.
Kapal tanpa nama ini diamankan di peraran selat Bali saat melaju dengan jalur kemudi yang tidak sesuai dengan haluan, Minggu (12/5/2013) pukul 05.00 WITA.
(gds/)











































