Menlu: Keabsahan Pengakuan Pelaku Bom KBRI Paris Diragukan
Kamis, 14 Okt 2004 14:24 WIB
Jakarta - Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda mengatakan motif dan pelaku pengeboman di KBRI Paris hingga kini belum diketahui. Keabsahan pengakuan pelaku peledakan diragukan."Tim kita belum kembali. Nampaknya, dari proses penyelidikan kepolisian Prancis belum ada petunjuk yang menuju pada kemungkinan pengungkapan motif dan pengemboman dan siapa pelakunya," kata Menlu Hassan Wirajuda usai bertemu Presiden Megawati di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (14/10/2004).Dikatakan dia, ada beberapa indikasi tertentu yang ditindaklanjuti, seperti misalnya faksimili yang diterima. Hasilnya, belum ada perkembangan substantif dari pemeriksaan lanjutan terhadap seorang yang diduga melakukan pengiriman faksimili yang mengklaim dari kelompok yang melakukan pengeboman. Apa pengakuan meragukan?"Memang diragukan keabsahan pengakuannya atau pengakuan pengirim faksimili dan sangat mungkin antara bukti pengiriman faksimili dengan pelaku pengeboman bisa jadi ada jarak," demikian Menlu Hassan Wirajuda. Bom berkekuatan sedang meledak di dekat KBRI Paris. Sepuluh orang mengalami luka-luka, termasuk 3 Warga Negara Indonesia. Front Islam Bersenjata Prancis mengklaim bertanggung jawab atas peledakan bom itu. Pengakuan disampaikan melalui faksimili.
(aan/)











































