Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Pol Endi Sutendi yang dihubungi detikcom, menyebutkan tersangka yang masih berstatus pelajar diringkus saat berupaya melarikan diri ke Jakarta.
"Tersangka diduga sebagai pelaku utama pelemparan bom molotov di gereja tanggal 10 dan 14 februari lalu, dari hasil pemeriksaan tersangka juga mengakui melakukan tindak pidana di beberapa TKP, persembunyian pelaku berhasil diendus dengan pelacakan IT," ujar Endi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolrestabes Makassar dan tengah dalam penyelidikan aparat Reskrim Polrestabes Makassar untuk pengembangan lebih lanjut.
Sebulan sebelumnya, 16 April 2013, aparat Polrestabes Makassar berhasil menangkap komplotan geng motor berjumlah 5 orang, yang kerap beraksi melakukan tindakan pencurian dan kekerasan, serta teror bom molotov.
Aksi brutalisme geng motor pada kamis subuh (9/5), menimpa jurnalis Trans TV, Ardiansyah Endy yang ditikam di pahanya oleh sekelompok anggota geng motor dan pada 5 April 2013 lalu, Harun, jurnalis Fajar TV yang dipanah punggungnya saat hendak liputan malam di RS Bhayangkara, Makassar.
(mna/rvk)











































