"Sebenarnya hiu sebagai top predator pada ekosistem laut memakan ikan-ikan lebih kecil. Dapat dibayangkan banyak kondisi laut tercemar, membuat ikan tersebut memiliki kandungan logam atau merkuri lebih tinggi dibandingkan biota laut lainnya," ujar Kordinator Program Penangkap Ikan, WWF Indonesia, Hafizh Adyas, dalam konfrensi pers #SOSharks, di Anomali
Cafe, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2013). Menurut Hafizh, mitos yang selama ini berkembang di masyarakat adalah memakan sirip ikan hiu dapat meningkatkan kejantanan karena sifat hiu yang agresif. Faktanya, tak semua hiu memiliki sifat yang agresif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu public figure, Nugie, mengaku memiliki pengalaman unik tentang hiu. Awalnya ia begitu takut dengan hewan predator satu itu, namun setelah berinteraksi langsung justru malah langsung jatuh cinta. "Saya langsung jatuh cinta," akunya.
Namun, Nugie tak setuju jika memakan sirip ikan hiu dapat meningkatkan kejantanan. "Jadi semua mitos itu bohong, kalau mau jantan naik sepeda bro," selorohnya.
(edo/rna)











































