1. Kafe Dangdut
|
|
"16 Januari 2013 dinihari saya pernah mengantarkan Ahmad Fathanah ke Hotel Kaisar untuk menurunkan yang bersangkutan di Kafe Dangdut di basement Hotel Kaisar sekitar pukul 02.00 WIB. Saudara Ahmad Fathanah meminta saya untuk menjemputnya di basement, pada saat itu ada seorang wanita yang seingat saya berpakaian warna biru ikut masuk ke dalam mobil," jelas Sahrudin.
Pengakuan itu dituangkan Sahrudin dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang dibacakan pengacara Juard Effendi, Bambang di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (8/5/2013).
Sahrudin tak mengenal perempuan itu. Tapi, saat itu dia mengantarkan perempuan berbaju biru ke suatu tempat di Jakarta Timur.
"Diturunkan ke Rawamangun," imbuhnya.
Sayangnya usai sidang Sahrudin tak mau berbicara soal identitas perempuan itu. Ditanya dia hanya menggeleng saja. "Nggak tahu," jelas Sahrudin sambil berlalu.
Tak hanya ditanya soal kedatangan Ahmad Fathanah ke kantor PT Indoguna Utama, Sahrudin sopir Fathanah juga ditanya mengenai kegiatan majikannya di malam hari.
Pertanyaan soal ini diajukan Bambang Hartono, pengacara terdakwa kasus suap kuota impor daging sapi, Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi.
"Ini di BAP Anda tahu nggak pekerjaan Ahmad Fathanah apa saja dan kegiatannya waktu Anda mengantar?" tanya Bambang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (8/5/2013).
Bambang kemudian membacakan keterangan Sahrudin dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Februari 2013. Dalam keterangannya, Sahrudin mengaku pernah mengantarkan Ahmad Fathanah ke Hotel Kaisar, Jalan Duren Tiga, Jaksel sekitar pukul 02.00 WIB pada 16 Januari 2013.
Beberapa saat kemudian Fathanah diminta dijemput di basement hotel. Ada teman wanita yang ikut dalam mobil. Mobil kemudian menuju Hotel di Cikini.
"Tidak lama setelah menurunkan Ahmad di Hotel, Ahmad menelpon saya, mengatakan, 'Alu (panggilan Sahrudin, red) kalau Ibu telepon bilang saya ada di DPP PKS'," tutur Sahrudin seperti termuat dalam BAP.
Sekitar 40 menit kemudian, Sahrudin menjemput Fathanah dan wanita berpakaian biru di lobi hotel. Si wanita lebih dulu diantarkan pulang ke Rawamangun. Keduanya langsung pulang ke Depok.
Sahrudin membenarkan keterangan seperti dimuat dalam BAP oleh penyidik KPK.
2. Mal Ternama
|
|
"Undangannya ada di beberapa tempat di Pacific Place, Plaza Indonesia," kata Ayu sebelum menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (1/5/2013).
Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas mengenai acara partai di mana Ayu diundang menjadi bintang tamunya. Ahmad Fathanah dalam pertemuan tersebut berperan sebagai penyelenggara acara.
Ayu mengaku menjadi korban dari tersangka kasus suap impor daging itu.
Menurut Ayu, dia pernah dijanjikan Ahmad Fathanah untuk tampil dalam suatu acara yang berkaitan dengan Pilkada. Namun acara tersebut tidak pernah terlaksana.
Selain Ayu, Vitalia Shesya dan buah hatinya beberapa kali bersama Fathanah
jalan ke mal. Fathanah juga kerap memberi uang jajan bagi anak-anaknya. "Sekitar Rp 3 juta, sekali memberi," imbuh Vitalia yang telah 6 kali bertemu Fathanah.
3. Hotel Berbintang
|
|
Fathanah juga bertemu dengan model seksi, Vitalia Shesya, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, pada November 2012 lalu.
Petualangan Fathanah dari hotel ke hotel juga diutarakan sang sopir
Sahrudin. Alu, panggilan akrabnya, mengaku sering mengantar Fathanah ke hotel.
"Ya, seringnya mengantar ke hotel-hotel," kata Alu kepada detikcom di rumahnya Jalan Citayem, Depok, Jawa Barat, Rabu (8/5/2013) malam.
Beberapa hotel yang sering dikunjunginya berkelas bintang lima. Sebut saja Hotel Kempinski, Hotel Le Meridien, dan Hotel Grand Hyatt.
Namun, Alu mengaku tidak tahu apa yang dilakukan bosnya selama di dalam hotel. Fathanah selalu sendiri saat masuk dan keluar hotel.
"Enggak pernah lihat sama cewek. Setelah drop Bapak di lobi hotel, saya langsung disuruh tunggu di parkiran. Terus pulangnya subuh pukul 04.00 WIB," ujar Alu.
Alu juga mengungkapkan pernah suatu waktu dirinya menjemput seorang wanita di Hotel Kaisar. Namun Alu mengaku tidak ingat siapa wanita tersebut.
"Pernah ambil cewek di Hotel Kaisar terus antar ke Cikini malam itu juga. Ngedrop, terus nunggui di lobi. Setelah itu ditelepon Bapak suruh naik ke atas antar pulang ceweknya di Jalan Rawamangun," cerita Alu.
Halaman 2 dari 4











































