"Barang bukti yang telah disita, bahan dan rangkaian seperti switching," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Abdul Rakhman Baso kepada wartawan, Kamis (9/5/2013).
Di kamar kos yang ditempati Tedi, ditemukan juga 1 senjata api laras panjang US Carbine lengkap dengan amunisinya sebanyak 20 butir dan peredam senjata laras panjang. Kemudian 5 butir amunisi 9 mm dan 15 butir peluru kaliber 38 special.
Tedi yang kini masih buron ini, diduga mengeluarkan serbuk kedua amunisi untuk dijadikan bahan peledak. "Bahan mengarah pembuatan rangkaian bom, itu termasuk niat untuk menyusun rencana pengeboman," jelasnya.
Diduga barang-barang ini milik Tedi yang menyewa kamar kos milik Ismaya. Tedi berperawakan kurus dengan rambut pendek dan berusia sekitar 40 tahun. "Tedi statusnya DPO," ujar Rakhman.
Penggeledahan rumah kos ini terkait dengan penyergapan terduga teroris di Kampung Batu Rengat, Desa Cigondewah Hilir, Margaasih.
Tiga terduga teroris tewas dan satu tertangkap dalam penggerebekan tersebut.
(fdn/nvc)











































