Warga Palu Barat Nyaris Bentrok dengan Pekerja Proyek
Kamis, 14 Okt 2004 00:05 WIB
Palu - Ratusan warga Desa Watu Sampu, Kecamatan Palu Barat, Kodya Palu mendatangi lokasi proyek penambangan pasir di wilayah itu. Mereka nyaris bentrok dengan pekerja proyek. Aksi warga dipicu kaburnya Leo yang diduga bersembunyi di areal proyek. Senin (11/10/2004) lalu, pemuda itu menikahi gadis setempat bernama Hartati. Menurut penuturan seorang warga, Hartati tengah hamil 2 bulan sehingga pihak keluarga menuntut pertanggungjawaban Leo. Rabu (13/10/2004) siang, tanpa sepengetahuan pihak keluarga Hartati, Leo meninggalkan rumah. Awalnya kepergian Leo tidak mengusik keluarga Hartati. Namun, ketika Magrib Leo tidak kembali, keluarga Hartati bersama ratusan warga mencarinya ke lokasi proyek sekitar pukul 19.00 WITA. Meski tidak menemukan Leo di lokasi proyek, warga yakin pria itu masih bersembunyi disana. Sambil berteriak marah, mereka juga mencari ayah Leo. Aksi itu dapat diredam ketika sekitar 1 pleton Dalmas dari Polresta Palu membuat pagar betis tidak jauh dari lokasi proyek. Menurut informasi, Leo telah diamankan di Mapolsek Palu Barat di Jl. Datuk Pamusu kemudian dibawa ke Polresta Palu di Jl. Pemuda. Kapolsek Palu Barat Iptu Bayu Wijanarko sempat berdialog dengan keluarga perempuan karena mereka meminta ayah Leo juga ditahan. Namun, polisi tidak dapat mengabulkan permintaan itu karena tidak memiliki alasan untuk menahan ayah Leo. Hingga pukul Kamis (14/10/2004) pukul 00.00 WITA, aparat Dalmas masih membuat pagar betis di lokasi. Sementara, sejumlah warga memblokir jalan di sekitar lokasi dengan kerangka tenda pesta dan kayu. Mereka memeriksa mobil dan motor yang melintas.
(rif/)











































