Kejagung Tidak Perlu Ngotot Ingin Jaksa Agung Karir

Kejagung Tidak Perlu Ngotot Ingin Jaksa Agung Karir

- detikNews
Rabu, 13 Okt 2004 05:05 WIB
Jakarta - Sejumlah pihak meminta Kejaksaan Agung diharapkan tidak memaksakan kehendaknya untuk menginginkan jaksa agung yang berasal dari kalangan internal kejaksaan. Pasalnya masyarakat luas menghendaki jaksa agung mendatang berasal dari luar kejaksaan.Pendapat itu salah satunya diungkapkan oleh praktisi hukum Lukman Bachmid. "Saya bisa memahami keinginan kawan-kawan di kejaksaan yang mengharap jaksa agung dari intern kejaksaan. Tapi, tentunya itu tidak boleh dipaksakan karena arus kuat saat ini masyarakat menginginkan jaksa agung berasal dari luar kejaksaan," katanya mantan Kajati DKI Jakarta Lukman Bachmid kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/10/2004). Belakangan muncul sejumlah nama calon jaksa agung dari kalangan non karir. Nama yang muncul di antaranya adalah Todung Mulya Lubis (advokat dan aktivis HAM), Marsilam Simanjuntak (mantan jaksa agung), Harkristuty Harskrisnowo (pakar hukum pidana) dan nama lainnya.Menurut Lukman, kehendak masyarakat itu tentu berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu. Termasuk juga melihat pengalaman-pengalaman masa lalu. Karena itu, keinginan itu harus diakomodir. "Saya pikir ini yang lebih baik," tandas jaksa penuntut Edy Tansil tersebut.Lukman mengaku tidak sepakat dengan pernyataan yang mengatakan jaksa agung dari luar kejaksaan akan mengalami banyak hambatan, lantaran ia harus terlebih dulu belajar "anatomi" kejagung. Menurutnya, untuk mengetahui anatomi kejaksaan, bukanlah hal yang sulit. (mar/)


Berita Terkait