"Intinya membicarakan pengawasan pemilu dan persiapan pejabat Setjen Bawaslu. Ada beberapa hal, ada laporan, ada keluhan akan saya sampaikan," ujar Muhammad sebelum mengikuti rapat di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (6/5/2013).
Muhammad mengatakan, pihaknya memerlukan anggaran tambahan supaya bisa menempatkan pengawas di tiap-tiap TPS. Dia menjelaskan, jika merunut pada undang-undang harusnya tiap-tiap TPS ada 1 sampai 5 pengawas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dia belum bisa merinci berapa dana anggaran yang kurang. Dia berharap agar pemerintah mau memberi titik cerah dari keluhan Bawaslu.
"Kalau yang kita mau setiap TPS ada pengawas pemilu. Oleh karena itu saya harap ada skema lain problem anggaran itu," terangnya.
(rvk/mok)










































