Mega Dipastikan Tidak Keluarkan Keppres Soal Harga BBM
Rabu, 13 Okt 2004 18:48 WIB
Jakarta - Presiden Megawati dipastikan tidak akan mengeluarkan keppres mengenai kenaikan harga BBM di akhir masa tugasnya. Kepastian ini disampaikan Sekretaris Negara Bambang Kesowo. "Saya pastikan nggak ada Keppres soal BBM, 99,9 persen tak akan keluar Keppres. Kan masalah itu nanti terkait dengan APBN 2005. Itu nanti kewenangan pemerintahan SBY," kata Bambang Kesoowo saat ditanya wartawan seputar isu kemungkinan Presiden Mega mengeluarkan Keppres BBM di Istana Negara, Jl. Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (13/10/2004).Isu seputar kemungkinan Mega akan mengeluarkan Keppres berhembus kenmcang di Istana Negara setelah ada kabar Mega diminta kubu presiden terpilih untuk mengeluarkan Keppres kenaikan harga BBM. Sebagai 'imbalannya', kabarnya SBY menawarkan beberapa posisi menteri kepada kabinat Megawati.Namun, hal ini dibantah banyak kalangan. Tentang 'ribut-ribut' soal harga BBM ini, tidak kurang Menko Perekonomian Dorojatun Kuntjoro-jakti ikut memberikan penjelasan. "Kenaikan BBM kan terkait dengan asumsi APBN 2005. Kalau harga terus kencang seperti sekarang ini, saya kira harus dibicarakan nanti oleh pemerintah baru. Dan tak mungkin kenaikan dilakukan oleh kabinet sekarang," kata Jatun.Menurut Jatun, tak mungkin pada kabinet sekarang Keppres itu turun. "Kan waktunya tinggal beberapa hari lagi. Waktunya sudah nggak ada. Dan itu terkait dengan asumsi APBN tahun depan. Yang sekarang ini susidi seluruhnya kita usahakan bisa ditutupi," katanya.
(asy/)











































