Polisi & TNI Masih Siaga Pasca Perusakan Masjid Ahmadiyah

Polisi & TNI Masih Siaga Pasca Perusakan Masjid Ahmadiyah

Kristiadi - detikNews
Minggu, 05 Mei 2013 17:59 WIB
Tasikmalaya, - Aparat gabungan dari TNI dan Polri masih bersiaga pasca perusakan rumah dan masjid milik jemaah Ahmadiyah di Kampung Cikuray, Desa Tenjowaringin dan Kampung Sindang RT 11/03, Desa Cipakat, Tasikmalaya. Aparat menjaga rumah dan masjid.

Dari informasi yang dihimpun, Minggu (5/5/2013), ppenjagaan juga dilakukan di Singaparna. Anggota Satpol PP Tasikmalaya, Dadang (45) mengatakan pihaknya juga ditugaskan membantu penjagaan.

"Kami ditugaskan camat untuk menjaga lokasi ini sambil memantau lokasi," ujar Dadang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jemaah Ahmadiyah, Asep Rahmat Ali (45) mengatakan, polisi termasuk petinggi Polres sudah ada di lokasi sebelum perusakan.

"Pokoknya Kapolres juga ada saat kejadian itu. Truk Dalmas pun sempat memblokade Jalan Babakan, akan tetapi masa malah datang dari barat," jelasnya.

Kapolsek Singaparna, Kompol Nono Suyatno, mengatakan sebelum kejadian perusakan ini memang ada blokade yang dilakukan truk Dalmas di Jalan Babakan. Karena massa sangat banyak, anggota polisi tidak bisa berbuat banyak dan memilih menghindar.

"Kami dan anggota lainnya hanya bisa menyelamatkan diri dan hanya bisa memantau aksi dari kejauhan. Karena ratusan massa sangat brutal, dan kebanyakan menggunakan penutup wajah. Tidak hanya itu, massa dan anggota tidak sebanding untuk melakukan perlawanan dan penangkapan," tuturnya.

(fdn/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini