SBY Dianjurkan Libatkan Orang Bijak Sebagai Penasihat Moral

SBY Dianjurkan Libatkan Orang Bijak Sebagai Penasihat Moral

- detikNews
Rabu, 13 Okt 2004 18:01 WIB
Jakarta - Moral pejabat sering dipertanyakan. SBY pun dianjurkan melibatkan orang bijak sebagai penasihat moral karena mereka tidak punya kepentingan pribadi."Saya berharap SBY melibatkan orang-orang bijak sebagai penasihat spiritual moral untuk memberikan nasihat dan pandangan. Secara moral mereka sudah teruji, dan mereka kan tidak punya pretensi mengambil keuntungan pribadi."Demikian kata Ketua Masyarakat Profesional Madani Ismed Hasan Putro saat dihubungi detikcom melalui telepon, Rabu (13/10/2004)."Tokoh-tokohnya bisa Aa Gym, Frans Magnis Suseno, Syafi'i Ma'arif, Ibu Agung Gede dari Bali, dan lainnya. Mereka hanya sebagai penasihat moral yang menangkap dan menyampaikan aspirasi masyarakat tanpa pretensi. Tapi jangan masuk dalam struktur birokrat negara untuk menentukan kebijakan, saya tidak setuju itu," ujarnya.Ismed juga mengingatkan SBY agar jangan menempatkan orang-orang yang punya mental broker sehingga membuka peluang negosiasi untuk kepentingan pribadi. SBY dikhawatirkan akan melakukan hal yang sama seperti Gus Dur dan Mega, yakni sekadar balas budi."Imej pemerintahan Gus Dur dan Mega kan rusak karena orang sekitar yang tidak bisa dikontrol. Gus Dur karena Buloggate. Sedangkan dukungan kepada Mega pudar karena orang sekitar Mega dan PDIP yang ber-KKN ria," tuturnya.Menurut Ismed, modal dukungan SBY hanya dua hal, yakni trust dan harapan. Kalau kedua hal itu tidak dikelola dengan baik dan tidak bisa dikontrol, rakyat akan mengurangi dukungan."Yang bisa menjatuhkan SBY-Kalla bukan rakyat atau DPR atau MPR, tapi orang-orang dekat yang melakukan praktek KKN. Jadi jangan lalai mengontrol orang terdekat. Pilih lah orang yang berkualitas dan penuh integritas dalam kabinet," demikian pesan Ismed. (sss/)


Berita Terkait