Kepolisian menangkap dua terduga teror yang menargetkan sasaran aksinya di Kedutaan Besar (Kedubes) Myanmar, di Jl Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat. Bom rencananya akan diletakan oleh terduga Sigit dan dikendalikan dengan jam weker/beker.
"Untuk perencana dan Eksekutornya Sigit," kata sumber detikcom di Kepolisian, Sabtu (4/5/2013).
Bom rencananya akan diletakan di kedutaan tersebut, namun tidak disebutkan di sudut mana bom diletakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, Densus 88 menggerebek sebuah kontrakan di Jl Kenanga 4 nomor 61, RT 05/ RW 03, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang Kota, Tangerang Selatan. Rumah tersebut diketahui didiami oleh Sigit. Meski tidak menemukan Sigit, polisi mengamankan empat orang keluarga Sigit, mereka adalah ibu Sigit berinisial S (44), istrinya N (21), adik iparnya N (18), dan adik kandungnya A (14). Keempatnya kini berada di Mapolsek Pamulang untuk dimintai keterangan.
Penggerebekan sendiri buntut dari penyergapan yang dilakukan polisi terhadap dua terduga teroris yaitu Zainal alias Asep dan Ovie di Benhil. Dari penangkapan ini, polisi menggeledah rumah di Jalan Bangka II F, Kemang, Jakarta Selatan, dan menyita 5 buah bom pipa siap ledak.
(ahy/ahy)











































