Irak Minta Bantuan Internasional yang Lebih Besar
Rabu, 13 Okt 2004 16:45 WIB
Jakarta - Pemerintah interim Irak meminta komunitas internasional untuk memainkan peran lebih besar dalam pembangunan kembali negeri yang porak-poranda akibat perang itu. Permintaan itu disampaikan Deputi Perdana Menteri (PM) Irak Barham Saleh dalam konferensi para donor mengenai bantuan untuk Irak.Di depan perwakilan sekitar 55 negara dan organisasi yang hadir dalam konferensi, Saleh mengatakan bahwa para pendonor sebaiknya menghapuskan utang-utang dari rezim Saddam Hussein. Ia juga meminta PBB berperan lebih aktif di Irak."Kami memerlukan dukungan PBB yang lebih besar dan kami memerlukannya saat ini. Mohon jangan kecewakan rakyat Irak," tutur Saleh pada pembukaan konferensi yang berlangsung dua hari di Tokyo, Jepang seperti dilansir AFP, Rabu (13/10/2004).Konferensi pihak donor ini merupakan yang keempat kalinya sejak tumbangnya rezim Saddam dan pertama sejak pemerintah interim Irak mengambil alih kekuasaan dari pasukan AS pada Juni lalu. Pertemuan ini tidak dimaksudkan untuk meningkatkan bantuan yang dijanjikan, namun lebih untuk melihat bagaimana mengucurkan dana yang telah dijanjikan.Tuan rumah Jepang mengumumkan bahwa pihaknya akan menyerahkan dana 40 juta dolar AS dari 5 miliar dolar AS yang telah dijanjikannya untuk mendukung pemilihan anggota legislatif Irak, yang menurut rencana diselenggarakan pada Januari 2005 mendatang.Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang Nobutaka Machimura mengatakan bahwa uang tersebut diberikan dengan harapan "pemilihan akan berlangsung dengan damai dan sesuai jadwal." Menlu juga mengimbau para delegasi konferensi untuk bermurah hati dan bersabar dengan Irak. Ia pun mencontohkan upaya pembangunan kembali negeri Sakura setelah Perang Dunia II."Menyusul Perang Dunia Kedua, Jepang berjuang untuk membangun kembali perekonomiannya dengan bantuan ekonomi dari negara-negara lain," tukas Machimura. "Akan tetapi, pemulihan Jepang pasca perang tidak selesai dalam beberapa tahun saja," imbuhnya.
(ita/)











































