Disesalkan Penolakan Mega atas Tawaran Rekonsiliasi SBY

Disesalkan Penolakan Mega atas Tawaran Rekonsiliasi SBY

- detikNews
Rabu, 13 Okt 2004 15:29 WIB
Jakarta - Aliansi Masyarakat untuk Perubahan menyesalkan pernyataan Presiden Megawati yang menolak rekonsiliasi yang ditawarkan presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono.Mega seharusnya menunjukkan sikap terbuka dan kerja sama dengan SBY."Padahal rekonsiliasi yang ingin dilakukan SBY adalah agar terjadi komunikasi yang baik antara pemerintahan Mega dengan pemerintahan presiden terpilih SBY," ujar Ketua Aliansi Masyarakat untuk Perubahan Bara Hasibuan dalam jumpa pers di Hotel Hilton, Jl. Sudirman, Jakarta, Rabu (13/10/2004).Sebagai presiden yang masih menjabat sampai 20 Oktober Mega, menurut Hasibuan, mempunyai tanggung jawab politik dan kewajiban konstitusional untuk menjamin agar proses transisi berjalan lancar, transparan, dan accountable. Mega bisa memulai tradisi pengalihan kekuasaan yang baik."Sayangnya sikap itu belum ditunjukkan oleh Mega. Malah dia kemarin mempertanyakan arti rekonsiliasi yang bagi dia merupakan perdamaian antara pihak yang bertikai. Padahal itu bukan maksudnya. Maksudnya supaya tidak ada gap antara pemerintahan Mega dan SBY," ujar Hasibuan.Lebih lanjut Hasibuan menyatakan Mega mempunyai rasa tanggung jawab politik agar proses transisi berjalan lancar. Mega bisa secara langsung memberi instruksi kepada Sekretaris Negara untuk bekerja sama secara penuh dengan tim SBY."Misalnya bila ada informasi yang dibutuhkan oleh SBY, maka info itu harus segera diberikan. Misal mengenai kondisi keuangan negara dan RAPBN. Semua informasi itu harus diberikan oleh Sekretaris Negara sebagai pejabat yang bertanggung jawab dalam adminitrasi negara."Proses ini seharusnya mulai dilakukan seminggu lalu, yaitu sejak KPU mengumumkan secara resmi presiden terpilih. Hasibuan menganggap proses transisi berjalan tersendat-sendat dan kemungkinan interaksi antara Mega dan SBY baru dilakukan setelah pengalihan kekuasaan secara resmi."Padahal kita mau pemerintahan Yudhoyono langsung bekerja setelah dilantik. Jadi tidak disibukkan oleh masalah administrasi," demikia Bara Hasibuan. (gtp/)


Berita Terkait