Ketua MPR Minta Mega-SBY Bertemu Sebelum 20 Oktober
Rabu, 13 Okt 2004 14:55 WIB
Jakarta - Ketua MPR Hidayat Nurwahid meminta Megawati dan Jenderal (purn) Susilo Bambang Yudhoyono untuk bertemu sebelum 20 Oktober 2004. Hal ini untuk menciptakan kondisi kondusif menjelang pelantikan presiden baru."Saya berharap menjelang tanggal 20, mari kita hadirkan kondisi kondusif dengan adanya silaturahmi, saling menyapa dan menghormati antar seluruh pimpinan."Demikian ungkap Hidayat kepada wartawan di Gedung DPR/MPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (13/10/2004).Menurutnya, pertemuan tersebut penting untuk menunjukkan bahwa antara Mega dan SBY tidak ada masalah. "Pertemuan ini bisa menghadirkan sinyal kuat bahwa mereka tidak ada masalah. Dan Bu Mega akan dikenang sebagai tokoh manusiawi dan apresiatif," tukasnya. Menanggapi pernyataan Megawati mengenai rekonsiliasi, Hidayat menilai, perkataan tersebut tidak keliru. "Saya tidak menyatakan pengertian rekonsiliasi Bu Mega keliru. Kondisi itu benar jika terjadi konflik fisik," tandasnya. Ia menambahkan, jika Megawati mengeluarkan pernyataan meminta rakyat memberikan kesempatan pada SBY untuk bekerja maka hal itu akan menguntungkan putri Bung Karno tersebut. "Kalau beliau membuat pernyataan lebih maju dengan meminta dan mengharap seluruh bangsa memberi kesempatan pada presiden baru bekerja untuk menunaikan janjinya itu sangat baik untuk beliau sendiri," kata Hidayat.
(ton/)











































