Endang Suwarya: Heli Jatuh di Aceh Murni Kecelakaan

Endang Suwarya: Heli Jatuh di Aceh Murni Kecelakaan

- detikNews
Rabu, 13 Okt 2004 11:17 WIB
Lhok Seumawe - Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Endang Suwarya menegaskan jatuhnya helikopter di Desa Sukatani, Kecamatan Juli, Kabupaten Biruen, Aceh, yang menewaskan delapan anggota TNI adalah murni kecelakaan akibat cuaca buruk."Bukan sabotase atau penembakan seperti beberapa informasi yang beredar," kata Endang Suwarya usai memimpin upacara pelepasan delapan anggota TNI AD yang tewas tersebut di Landasan Udara Malikusaleh, Lhok Seumawe, Rabu (13/10/2004) pukul 10.00 WIB. Tampak hadir Kapolda Nanggroe Aceh Darusallam Irjen Pol Bachrumsyah Kasman.Kedelapan jenazah anggota TNI korban kecelakaan helikopter tersebut kini sudah diterbangkan dari Lanud Malikusaleh dengan pesawat Fokker menuju Lanud Halim Perdana Kusumah, Jakarta Timur, untuk selanjutnya diberangkatkan ke tanah kelahiran masing-masing.Dijelaskan Suwarya, helikopter jenis Bell 205 milik TNI AD jatuh setelah diterpa hujan deras dan kabut saat terbang dari Takengon, Aceh Tengah, menuju Banda Aceh. Heli jatuh di Desa Sukatani, Kecamatan Juli, Kabupaten Biruen. Kedelapan anggota TNI sehari sebelumnya baru mengikuti evaluasi darurat sipil di Takengon.Prajurit TNI Ada yang tewas tersebut adalah Letkol Infantri Suparman (Komandan Batalion 320 Badak Putih, Kodam Siliwangi), Mayor Infantri Yuki Rante Talu (Pasi Ops Korem 012/Teuku Umar), pilot Mayor CZI Heru Irianto, co pilot Letda Kavaleri Engkus Kusworo, Letda CZI Dwi Yudha Febrianto (Danramil Meuraxsa, Banda Aceh), mekanik Serda Sulaiman, Serda Yarcu, dan Pratu Irawan Budi (anggota Yonif 503 Kostrad). (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads