Aksi Massa FBR Macetkan Jalanan Sekitar ITC Cempaka Mas

Aksi Massa FBR Macetkan Jalanan Sekitar ITC Cempaka Mas

- detikNews
Rabu, 13 Okt 2004 10:07 WIB
Jakarta - Lalu lintas di sekitar ITC Cempaka Mas, Jl.Letjen Suprapto, yang biasa macet, kian tersendat akibat aksi massa Forum Betawi Rempug (FBR), Rabu (13/10/2004). FBR memblokir semua pintu masuk pusat grosir modern raksasa itu.Buntutnya, ratusan karyawan yang mengais rejeki di ITC tak bisa masuk ke dalam. Yang di dalam juga tidak bisa keluar. Para karyawan yang hendak masuk, akhirnya terpaksa nyanggong di pinggir jalan.Yang membawa kendaraan seperti motor dan mobil, juga memarkir kendaraannya di pinggiran jalan. Mereka lalu berdiri bergerombol sambil berkeluh-kesah karena tak bisa bekerja normal.Hal ini membuat badan jalan jadi menyempit. Kendaraan dari Senen menuju Pulogadung praktis tersendat parah. Hal ini berimbas ke jalan-jalan yang mengakses ke kawasan tersebut."Aksi ini sangat menganggu sekali," komentar David, seorang karyawan kios pakaian pada detikcom. David juga kaget karena begitu tiba di ITC, tidak bisa masuk ke dalam. Orang-orang berseragam hitam-hitam bertuliskan FBR menutup semua pintu masuk. "Kemarin kan aman-aman saja, hari ini kok tiba-tiba begini," keluh David.Pemblokiran itu selain merugikan ITC Cempaka Mas, juga membuat aktivitas di sekitarnya terhambat. Selain ITC, di kompleks itu berdiri pusat perkantoran Graha Cempaka Mas plus puluhan ruko.Massa FBR yang terlihat sekitar ratusan orang. Mereka membawa tongkat kayu. Mahyadi, anggota FBR dari Sumur Batu-Jakpus menyatakan bahwa yang beraksi hari ini antara lain berasal dari Paseban, Tanah Tinggi, Karang Asem, Berlan, dan Sunter serta Sumur Batu.Mahyadi menyatakan, aksi blokir itu mulai dilakukan pukul 06.30 WIB tadi. "Jumlah anggota yang ikut 1.000 orang," aku Mahyadi. Sedangkan Ketua Korwil VIII FBR Jakpus, Zainal Mendoza menyatakan, aksi dilakukan karena warga sekitar tidak merasakan manfaat ITC Cempaka Mas, padahal ITC itu telah membuat banjir dan kondisi kawasan itu makin rawan."Kami minta warga sekitar ITC diperhatikan dengan memberi kesempatan kerja kepada kami," kata Zainal. Zainal menegaskan, aksinya tidak akan berhenti hingga pengelola ITC memperhatikan aspirasi mereka. Puluhan polisi berjaga di sekitar lokasi. Tapi mereka hanya duduk-duduk saja. (nrl/)


Berita Terkait