Saddam Hussein Operasi Hernia
Rabu, 13 Okt 2004 08:36 WIB
Jakarta - Di tengah kesepian dan tekanan yang mendera di tahanan AS, wajar penyakit menyerang Saddam Hussein. Salah satu yang mendera adalah hernia.Untuk mengobatinya, Saddam pun menjalani operasi hernia, dua minggu lalu. Operasi berlangsung di RS Ibnu Sina, Baghdad.Secara medis hernia diterangkan sebagai penyakit yang disebabkan tidak sempurnanya pembentukan daerah inguinal (daerah sekitar alat reproduksi). Hernia bersifat bawaan (kongenital), bisa juga karena sering membawa beban berat, melebihi batas kemampuan atau karena trauma yang terjadi pada daerah genetalia (daerah kelamin). Hernia memerlukan perawatan intensif tapi untuk beberapa kasus juga bisa sembuh sendiri. Hernia yang tidak bisa sembuh sendiri butuh tindakan operasi untuk menutup defek agar tidak terjadi komplikasi lebih lanjut. Komplikasi yang sering ditimbulkan berupa terjepitnya usus dalam kantung buah zakar."Mantan presiden dalam kondisi kesehatan yang bagus. Dia menjalani operasi hernia di RS Ibnu Sina dan operasi itu berhasil," kata Menteri HAM sementara Irak, Bakhtiar Amin pada AFP.RS Ibnu Sina selama Saddam berkuasa adalah RS rujukan untuk para elit Irak. RS itu terletak dalam kompleks yang saat ini merupakan perumahan pejabat pemerintah sementara Irak dan Kedubes AS. Seorang pejabat AS di Irak juga membenarkan operasi hernia Saddam. Dia menyatakan bahwa operasi itu adalah prosedur standar.Saddam ditangkap pda 13 Desember 2003 dan terakhir muncul di depan publik pada awal Juli dalam sidang permulaan.
(nrl/)











































