Dituduh Mata-Mata AS, Seorang Warga Irak Dipenggal

Dituduh Mata-Mata AS, Seorang Warga Irak Dipenggal

- detikNews
Rabu, 13 Okt 2004 00:17 WIB
Jakarta - Kelompok militan di Irak mengaku telah memenggal kepala seorang warga Irak. Warga Irak itu dituduh sebagai mata-mata pasukan Amerika Serikat (AS).Televisi Al Jazeera melaporkan, kelompok militan itu menyebut dirinya sebagai Tentara Ansar Al-Sunna. Menurut mereka, eksekusi dilakukan sebagai hukuman atas tuduhan kegiatan spionase yang dilakukan warga irak itu.Sementara, 10 sandera warga Turki yang sebelumnya ditawan kelompok militan telah dibebaskan, Senin malam. Para sandera itu tiba di Kedubes Turki di Baghdad, Selasa pagi."Mereka mengancam kami untuk diam. Mereka memberi kami makanan dan tempat untuk tidur. Mereka tidak memukuli kami atau melakukan tindakan kekerasan lainnya," ujar Osman Ayaz, salah seorang sandera kepada CNN melalui telepon dari Baghdad.Osman telah disandera kelompok militan selama 40 hari. "Mereka mengatakan kami tidak akan dibunuh. Mereka hanya menginginkan orang Amerika dan orang Irak yang bekerja di perusahaan Turki," tambahnya.Para sandera yang dibebaskan sebagian besar bekerja sebagai sopir truk VINSAN, perusahaan Turki di Irak. Mereka dalam keadaan sehat dan sangat gembira. Sebelumnya, kelompok militan yang tergabung dalam Brigade Abu Bakar As-Siddiq dalam tayangan Televisi Al-Jazeera mengancam akan membunuh 10 sandera itu jika perusahaan Turki tidak keluar dari Irak. (rif/)


Berita Terkait