1.000 Warga Bali Gelar Doa Perdamaian
Selasa, 12 Okt 2004 17:35 WIB
Denpasar - Sebanyak 1.000 warga Bali dan rohaniawan lintas agama mengumandangkan doa perdamaian di Monuman Braja Sandhi, Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Selasa (12/10/2004).Acara bertajuk Gema Perdamaian ini dimulai dengan ritual padayatra yaitu prosesi mengelilingi Monumen Bajra Sandhi, monumen perjuangan rakyat Bali.Mereka berjalan mengelilingi monumen denagn membawa 100 meter kain putih polos dan pamflet serta spanduk yang isinya pesan-pesan perdamaian. Misalnya ada yang bertuliskan "Damailah Dunia","We are Peace," dll. Penyanyi Franky Sahilatua juga hadir mendendangkan lagu-lagu perdamaian.Usai padayatra, mereka mengucapkan mantra/doa bersama sesuai kepercayaan selama 5 menit. Mereka nantinya juga akan melepaskan burung merpati dan balon ke udara. Saat ini peserta Gema Perdamaian tengah menyalakan lilin dan saling bertukar bunga. Dalam kegiatan itu, juga diserahkan sumbangan pada keluarga bom Bali dan 1.000 sepeda kepada anak yatim.Ketua Umum Gema Perdamaian, Agung Suryawan menyatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk terus menyerukan dan menggemakan pesan perdamaian. "Tanpa terciptanya perdamaian, sebuah bangsa tidak akan memiliki masa depan, no peace no future," katanya.Agung menegaskan, acara ini bukan untuk memperingati tragedi bom Bali tapi mengambil momen 12 Oktober untuk menyampaikan pesan perdamaian. Tahun lalu Gema Perdamaian juga digelar.
(nrl/)











































