Bachtiar Chamsyah Sayangkan Inkonsistensi PPP

Bachtiar Chamsyah Sayangkan Inkonsistensi PPP

- detikNews
Selasa, 12 Okt 2004 16:20 WIB
Solo - Keluarnya PPP dari Koalisi Kebangsaan disayangkan oleh Bachtiar Chamsyah, kader senior partai berlambang ka'bah tersebut. Menurut Bachtiar, cepatnya PPP mengubah arah dukungan dari Megawati yang kalah dalam pilpres untuk selanjutnya mendukung Yudhoyono sebagai sikap plin plan yang telah ditunjukkan oleh elit PPP."Kalau sudah memutuskan bergabung dengan Koalisi Kebangsaan ya harus konsisten jangan berubah lalu pindah mendukung oalisi Kerakyatan. Itu namanya plin plan," kata Bachtiar kepada wartawan usai bertindak selaku Mensos memberikan bantuan sosial yang dipusatkan di Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (12/10/2004).Kader senior PPP yang sering berseberangan dengan Hamzah Haz itu lebih lanjut mengatakan bahwa sikap plin plan atau inkonsistensi elit PPP selama ini. Menurutnya, sikap seperti itu tidak hanya baru sekali terjadi, seperti dalam pemilihan ketua DPR dan MPR beberapa saat lalu."Saya sendiri pernah merasakan buah keputusan seperti itu dan kebijakan yang diambil itu pada umumnya tidak menyenangkan banyak orang," ungkap tokoh PPP dari unsur Parmusi yang gagal merebut kursi ketua umum dalam Muktamar PPP tahun lalu ketika bersaing dengan Hamzah Haz.Sedangkan saat ditanya apakah dirinya telah dikontak oleh presiden terpilih SB Yudhoyono untuk duduk di kabinet periode lima tahun mendatang, Bachtiar mengaku hingga saat ini dirinya belum menerima kontak itu. Seperti diketahui, pada pilpres putara kedua kubu Parmusi di PPP lebih cenderung untuk mendukung Yudhoyono meskipun keputusan partainya mendukung Megawati."Saya memang secara pribadi kenal dekat dengan Pak SBY, tetapi kalau masalah untuk ikut masuk dalam kabinet sampai sekarang belum ada yang mengontak saya. Bahwa saya disebut-sebut akan masuk dalam kabinet Pak SBY sebagai Menko Kesra itu kan cuma isu. Tapi ya tunggu saja nanti setelah pelantikan Presiden pada 20 Oktober nanti," kata dia. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads