SMK 3 Pekanbaru Diteror Bom
Selasa, 12 Okt 2004 14:50 WIB
Pekanbaru - Teror bom oleh penelepon gelap masih menghantui warga Pekanbaru. Kali ini, SMK 3 Rumbai, Pekanbaru, giliran mendapat teror bom. Setelah tim Gegana melakukan penyisiran, seperti biasa, ancaman itu tidak terbukti.Ancaman itu datang sekitar pukul 09.30 WIB, Selasa (12/10/2004). Teror itu diterima Jonasri, pegawai bagian Tata Usaha. Kepada wartawan, Jonasri menjelaskan, penelepon gelap itu bersuara laki-laki."Awas, sekolah Anda telah diletakkan bom. Satu jam lagi akan meledak," kata Jonasri menirukan suara penelepon itu. Jon sempat berkomunikasi dengan penelepon itu. "Kami tidak percaya, itu hanya main-main saja," ketus Jon.Kendati demikian, sesuai dengan prosedur, Jonasri melaporkan teror itu kepada Wakil Bidang Kesiswaan, Sairul Akbar. Selanjutnya pihak sekolah memberitahukan Polsek Rumbai Pekanbaru.Setengah jam dari teror itu, tim Genana beranggotakan 15 orang turun ke lokasi. Seluruh siswa yang masih mengikuti jam pelajaran dievakuasi hingga ke luar pagar sekolah mereka. Setelah satu jam melakukan penyisiran di ruang sekolah dan halaman, tim Gegana tidak menemukan bom.Setelah dinyatakan aman, pihak sekolah kembali melakukan aktivitas belajar mengajar seperti biasa.
(nrl/)











































