Buntut 'Kuntilanak' Paranoid, Diana Masih Trauma

Buntut 'Kuntilanak' Paranoid, Diana Masih Trauma

- detikNews
Selasa, 12 Okt 2004 13:47 WIB
Jakarta - Hingga kini Diana Damey Pakpahan masih trauma pasca melihat kuntilanak palsu yang tengah syuting untuk acara Paranoid. Ke mana-mana Diana harus ditemani.Diana yang saat kejadian pada 8 Agustus 2004 lalu tengah mengandung 8 bulan, saat ini telah melahirkan. "Kondisinya baik dan telah melahirkan pada 16 September 2004. Tetapi saat ini dalam kondisi trauma. Untuk membuat susu di dapur, harus ditemani. Apalagi untuk keluar rumah," cerita suami Diana, Iwan Tampubolon, sebelum sidang gugatan istrinya terhadap Trans TV senilai Rp 40 miliar lebih di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl.Ampera Raya, Selasa (12/10/2004).Iwan menjelaskan, sebelum sidang, TransTV telah mendatangi rumahnya sebanyak tiga kali. Tujuannya, pertama untuk minta maaf. Kunjungan berikutnya untuk silaturahmi. Kedatangan ketiga untuk mengucapkan selamat atas kelahiran Diana.Di mata Iwan, tayangan Paranoid cukup baik. "Tapi tolong lihat tempatnya. Jangan di RS dan tempat ibadah. Akan lebih baik bila di Tanah Kusir atau Kalibata (keduanya adalah taman pemakaman umum)," cetus Iwan.Sementara itu, sidang gugatan Diana kepada TransTV, production house Bugi dan RS Pondok Indah (RSPI) sebagai turut tergugat, baru dimulai pukul 12.55 WIB. Sidang yang dipimpin Syarifuddin hanya berlangsung 10 menit. Sidang ditunda 19 Oktober nanti karena dari pihak RSPI tidak ada yang hadir. "Apa pun yang terjadi, kami siap," kata Ellen Simanbelan, pengacara TransTV.Sidang ini dipenuhi oleh puluhan kru infotainment. Diana sebagai penggugat tidak hadir karena masih harus istirahat pasca melahirkan. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads