Empat Dubes & Ratusan Warga Asing Hadiri Peringatan Bom Bali
Selasa, 12 Okt 2004 11:36 WIB
Denpasar - Pemerintah Australia menggelar acara mengenang tragedi bom Bali di Monumen Bom Bali, Jl. Legian, Kuta. Acara dihadiri empat duta besar yang warganya jadi korban bom Bali dan ratusan warga asing yang besar adalah korban yang selamat atau keluarga korban.Empat duta besar yang menghadiri acara renungan ini adalah Dubes Australia, Selandia Baru, Inggris, dan Afrika Selatan. Sementara warga asing yang hadir sebagian adalah warga Australia.Acara dimulai pukul 11.00 WITA, Selasa (12/10/2004). Para duta besar dan ratusan warga asing, yang sebagian besar mengenakan ban hitam di lengan kiri, mengheningkan cipta selama 202 detik atau sesuai jumlah korban tewas bom Bali. Setelah itu para peserta renungan menyanyikan lagu sedih Waltzing Matilda, meletakan karangan bunga di altar Monumen Bom Bali, kemudian menaburkan bunga di kolam air mancur yang berada di depan altar.Dalam sambutannya, Dubes Australia David Ritchie menyatakan mendukung niat presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono untuk memerangi terorisme. "Pemerintah Australia mendukung presiden terpilih SBY memerangi teroris," tegasnya.Ritchie juga menyatakan, negaranya siap memberikan dukungan kepada pemerintah Indonesia dalam memerangi terorisme. "Setelah kejadian bom Bali, JW Marriott, dan bom Kuningan, semakin mendekatkan kita semua," katanya.
(gtp/)











































