RSPI Sangkal Jadi Lokasi Syuting 'Kuntilanak' Paranoid
Selasa, 12 Okt 2004 11:33 WIB
Jakarta - RS Pondok Indah (RSPI) menyangkal menjadi lokasi syuting kuntilanak palsu untuk acara Paranoid, reality show yang ditayangkan Trans TV. RSPI menegaskan, syuting berada di luar RS elit di kawasan Jakarta Selatan itu.Demikian dituturkan Public Relations and Customer Service Officer, Dede Warasari, saat ditemui detikcom di ruang kerjanya, Jl.Metro Pondok Indah, Selasa (12/10/2004). "(Syutingnya) di sekitar RS, dan bukan di areal parkir RS," kata Dede.Seperti diberitakan sebelumnya, Diana Damey Pakpahan menggugat Trans TV Rp 40 miliar karena merasa dirugikan atas syuting Paranoid pada 8 Agustus 2004. Ketika hendak ke mobilnya setelah memeriksakan kandungannya di RSPI, Diana melihat kuntilanak palsu yang merupakan rangkaian syuting Paranoid sehingga dia panik, berlari dan terjatuh. Padahal saat itu dia tengah mengandung 8 bulan.Angka Rp 40 miliar merupakan ganti rugi imateriil. Sedangan gugatan materilnya Rp 250 juta. Selain Trans TV, Diana juga menggugat production house Bugi yang memproduksi Paranoid. RSPI kebagian gugatan Rp 1 miliar karena dianggap lalai membiarkan syuting berlangsung di areal parkirnya.Lebih lanjut Dede menjelaskan, pada malam kejadian pada 8 Agustus 2004, suami Diana Damey Pakpahan yang bernama Iwan Barita Tampubolon memarkir mobilnya di sekitar RS dan bukan di areal parkir RS."Pada saat sedang menuju ke mobil di luar RS tersebut, syuting Paranoid sedang berlangsung. Kalau di areal parkir, berarti masuk wilayah RS. Mengenai tepatnya di mana kejadian itu terjadi, saya kurang tahu," kata Dede."Malahan Pak Iwan telah menyampaikan terimakasih melalui surat pembaca Kompas tertanggal 19 Agustus 2004. Dia berterima kasih pada pihak RS yang telah memeriksa kondisi istrinya yang waktu itu mengalami luka-luka sedikit dan bahkan masuk USG untuk diperiksa lebih lanjut tanpa dipungut bayaran kembali. Padahal waktu itu ibu (Diana) sudah seharusnya pulang," urai Dede.Dede mengaku pihaknya tidak menerima permohonan izin dari Bugi maupun TransTV atas syuting itu karena lokasi pengambilan gambarnya memang tidak di kawasan RS itu.Paranoid adalah acara reality show yang mengekspose reaksi orang yang ditakut-takuti hal-hal yang selama ini dianggap hantu mengerikan seperti pocong, kuntilanak, sundel bolong, dll. Teriakan ketakutan, doa-doa, makian, tangisan, muncul dalam acara ini. Acara sering diakhiri dengan tertawa lucu setelah menyadari bahwa hantu yang muncul palsu belaka.
(nrl/)











































