Hal ini terungkap dalam surat dakwaan Djoko yang dibacakan secara bergantian oleh penuntut umum di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (23/4/2013).
Djoko Susilo diketahui lahir di Madiun, 7 Oktober 1960. Istri pertama Djoko adalah Suratmi yang dinikahinya pada 26 Juni 1985 silam di Krembangan.
Dari Suratmi, Djoko mendapat tiga orang anak. Poppy Femialya, Arie Andhika Silamukti dan Meixhin Sheby Adyaning Wara Susilo.
27 Mei 2001, Djoko kembali menikah di KUA Pasar Minggu dengan Mahdiana. Ia mengganti namanya menjadi Joko Susilo bin Sarimun.
Yang menarik, Djoko kali ini menjadi lebih muda. Tanggal lahir Djoko dimanipulasi menjadi 9 Juli 1967. Berarti Djoko kali ini 7 tahun lebih muda.
"Dengan status jejaka atau belum menikah dan pekerjaan swasta," kata jaksa KMS Roni.
Belum berhenti di situ, Djoko kembali melancarkan aksi yang sama. Kali ini istri ketiga yang dinikahinya adalah Dipta Anindita. Dan lagi-lagi, taktik yang digunakan persis seperti saat meminang Mahdiana.
Nama Djoko lagi-lagi diganti dengan Joko Susilo bin Sarimun Karto Wiyono. Ia pun mengaku lajang dan bekerja sebagai wiraswasta.
(mok/fdn)











































