Kuta Mengenang 2 Tahun Bom Bali
Selasa, 12 Okt 2004 06:31 WIB
Bali - Beberapa karangan bunga dan foto korban bom Bali terpajang di altar Monumen Bom Bali. Kawasan Legian Kuta pun disterilkan untuk mengenang 2 tahun bom Bali.Beberapa keluarga korban bom Bali mulai berdatangan ke monumen yang bernama Monumen Tragedi Kemanusiaan Peledakan Bom 12 Oktober 2002, yang terletak di ground zero di antara Sari Club dan Paddy's Pub jalan Legian Kuta Bali. Sementara aparat kepolisian melakukan sterilisasi sejak pukul 06.00 WITA, Selasa (12/10/2004).Kawasan Legian ditutup, tidak tanggung-tangung, hingga pukul 06.00 WITA esok hari, Rabu 13 Oktober 2004. Beberapa ruas jalan yang menuju jalan Legian juga ditutup, seperti jalan Poppies I dan II.Setiap akses jalan ke lokasi yang ditutup dijaga polisi. Bahkan setiap toko, restoran, dan kafe yang ada pasti dijaga polisi. Meski demikian toko-toko belum buka dan pengunjung belum memadati acara peresmian monumen hingga pukul 06.30 WITA.Setiap masyarakat yang akan menyaksikan peresmian monumen diperiksa ketat dengan menggunakan metal detecor. Kemudian begitu masuk jalan Legian dan beberapa ratus meter dari ground zero diperiksa lagi dengan security kit atau pintu metal detector.Ratusan aparat berkumpul di ground zero untuk melakukan persiapan pengamanan, seperti pasukan anti teror, Brimob Polda Bali, Dalmas, serta beberapa mobil rantis dan mobil gegana.Sebelumnya, pukul 05.30 WITA, pasukan antiteror dengan membawa beberapa anjing polisi melakukan penyisiran di kawasan Kuta. Beberapa aparat bersenjata lengkap melakukan pengamanan dengan sepeda motor trail URC (Unit Reaksi Cepat). Puluhan motor pun meraung-raung memecah kesunyian pagi di Kuta.Kabid Humas Polda Bali AS Reniban mengatakan, aparat yang dikerahkan sekitar 1.096 personel. Kekuatan berlipat karena aparat yang tidak bertugas hari ini juga dikerahkan untuk melakukan pengamanan."Walaupun skala acara lebih kecil dari tahun lalu, baik itu undangan maupun pengujung, tapi skala ancaman tetap sama. Jadi pengawasan tetap dilakukan semaksimal mungkin," katanya.Acara peresmian monumen akan dilakukan Bupati Badung Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi. Rencananya akan hadir undangan dari 21 negara, 16 konsul dan 5 dubes.
(sss/)











































