SBY Dituntut Cari Alternatif Penggusuran

SBY Dituntut Cari Alternatif Penggusuran

- detikNews
Senin, 11 Okt 2004 20:20 WIB
Jakarta - Presiden terpilih SBY dituntut mencari alternatif penggusuran, juga diminta untuk mengakui kegiatan ekonomi informal dari masyarakat miskin.Hal itu disampaikan Koodinator Jaringan Masyarakat Miskin Kota Wardah Hafidz di sela-sela acara penyalaan seribu lilin bertajuk 'Deklarasi Indonesia Baru Menuju Nol Penggusuran' di Bundaran HI Jakarta, Senin (11/10/2004).Menurut dia, tujuan diselenggarakan acara tersebut untuk mengampanyekan solusi hidup bermasyarakat tanpa penggusuran, dengan cara membuat alternatif mengatur serta merencanakan tata ruang."Setelah ini kami meminta pada eksekutif dan legislatif terpilih untuk melakukan hal-hal tersebut. Kepada pemerintahan baru, kami minta untuk mengakui kegiatan ekonomi informal dari masyarakat miskin. Selama 5 tahun ini kami akan terus melakukan kampanye sejenis," ujar Wardah.Dituturkan dia, acara serupa secara bersamaan juga digelar di 15 kota. Antara lain Yogyakarta, Solo, Surabaya, Palembang, Makassar, Palu, Manado, dan Kendari.Dalam pernyataan sikapnya, Jaringan Masyarakat Miskin Kota menyerukan kepada presiden terpilih sebagai eksekutif, jajaran legislatif, dan yudikatif untuk memulai pemerintahan baru dengan menghapus tindak penggusuran."Perubahan hanya lah retorika kosong jika penggusuran terhadap pemukiman miskin dan kegiatan ekonomi informal tetap terjadi," demikian sebut Jaringan Masyarakat Miskin Kota. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads