PM Howard Ingin Bertemu SBY Bulan Depan
Senin, 11 Okt 2004 14:33 WIB
Jakarta - Perdana Menteri (PM) Australia yang baru terpilih kembali, John Howard menyatakan bahwa dirinya berencana untuk bertemu dengan presiden terpilih RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam pertemuan tersebut, Howard akan mendesak SBY untuk memastikan para ekstrimis yang divonis atas serangan bom Bali akan menjalani hukumannya dengan penuh.Pertemuan kedua pemimpin itu direncanakan akan berlangsung pada bulan November mendatang. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (11/10/2004). Ledakan bom Bali pada Oktober tahun 2002 lalu menewaskan lebih dari 100 orang termasuk 88 warga Australia."Sudah jelas, saat saya bicara dengannya (SBY), saya akan menyampaikan pandangan padanya atas nama para keluarga warga Australia yang meninggal di Bali bahwa, konsisten dengan sistem peradilan Indonesia, warga Australia ingin melihat hukuman yang telah dijatuhkan pada orang-orang yang bertanggung jawab atas pembunuhan 88 warga Australia akan dijalankan secara penuh," kata Howard kepada wartawan di kota Sydney.Dituturkan Howard, dirinya akan menekankan soal perasaan keluarga korban bom Bali dan kemarahan akan anggapan bahwa para pelaku yang telah mengakui keterlibatan mereka, mungkin akan dibebaskan karena masalah teknis hukum.Sementara itu, Howard memastikan bahwa Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia saat ini Alexander Downer akan terus menjabat posisi tersebut dalam susunan kabinet baru yang akan diumumkan pekan depan. Jabatan menlu terus dipegang Downer sejak Howard pertama kali terpilih sebagai PM pada 1996 silam. "Alexander Downer merupakan menlu yang hebat dan dia ingin terus (menjabat) dan dia akan terus," ungkap Howard.
(ita/)











































