SBY Siapkan Keppres Pengangkatan dan Pelantikan Menteri
Senin, 11 Okt 2004 10:47 WIB
Jakarta - Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono mulai menyiapkan keputusan presiden (keppres) tentang pengangkatan dan pelantikan anggota kabinet. SBY juga melakukan berbagai persiapan teknis terkait pergantian pemerintahan dari Presiden Megawati kepada dirinya.Rapat membahas pembuatan keppres dan berbagai persiapan teknis itu digelar di kediaman SBY di Puri Cikeas Indah, Gunung Putri, Bogor. Rapat hanya dihadiri tiga orang, yakni SBY, wapres terpilih Jusuf Kalla, dan Yusril Ihza Mahendra.Yusril, Menkeh dan HAM dari pemerintahan Megawati yang dikenal sebagai pendukung SBY sejak awal pencalonan sebagai capres, datang sekitar pukul 08.00 WIB. Jusuf Kalla menyusul sekitar pukul 09.45 WIB.Informasi tentang materi pertemuan ini disampaikan Andi Mallarangeng, pengamat politik yang menyebut dirinya sebagai sahabat SBY. Menurut Mallarangeng, pertemuan membahas persiapan pembuatan keppres sehingga keppres-keppres itu sudah siap saat SBY dilantik SBY."Prinsipnya Pak SBY ingin hari pertama pemerintahan terbentuk, hari itu juga kabinet mulai bekerja. Jadi kalau pagi beliau dilantik sebagai presiden dan sorenya melantik menteri kan butuh keppres. Padahal saat ini beliau kan belum bisa bikin keppres. Persiapan teknis inilah yang sedang dibicarakan," jelas Mallarangeng.Dijelaskan Malarrangeng, sampai sejauh ini belum ini belum ada komunikasi dengan pemerintahan Megawati. Sedangkan dalam penyusunan keppres dibutuhkan informasi detail tentang jumlah keppres yang sudah dikeluarkan pemerintahan berjalan berikut nomer keppres dan sebagainya."Itu baru dari sisi nomer (keppres). Bisa dibayangkan untuk pergantian pemerintahan kan juga harus ada komunikasi sebelumnya. Yaitu mengenai program apa saja yang sedang berjalan dan harus dilanjukan, bagaimana perkembangannya, dan dokumen-dokumen apa saja yang penting."Seharusnya, jelas Mallarangeng, pada masa transisi ini komunikasi antara presiden terpilih dan presiden yang sedang berjalan sudah mulai berlangsung. "Pak SBY sudah mengajukan permintaan tersebut dan sekarang menunggu respon dari Bu Mega," ujar pengamat politik yang disebut sebagai calon juru bicara presiden ini.
(gtp/)











































